Sports

now browsing by category

 

Kata Mantan Pemain Persipura Jayapura Israel Wamiau Seleksi di Arema FC

Arema FC kembali kedatangan pemain baru. Mas tersebut adalah Israel Wamiau. Sebelumnya berusia 23 tahun itu sempat membela Persipura Jayapura.

Tetapi kini, ia mencoba peruntungan di Arema FC. Memang statusnya saat ini masih trial. Hari Senin (12/3/2018) pagi pemain asal Papua itu sudah bergabung latihan. Ia berharap bisa bergabung secara resmi dengan klub berlogo Singa mengepal itu.

“Saya senang bisa gabung dengan Arema FC meskipun masih seleksi. Manajemen yang meminta saya untuk gabung,” bebernya, Senin (12/3/2018).

Israel berharap dirinya bisa mendapat kesempatan menjadi pemain resmi Arema FC. Untuk itu, dirinya siap menunjukkan kemampuan terbaiknya agar bisa lolos seleksi.

Apalagi dirinya mengikuti seleksi karena rekomendasi manajemen. Di sisi lain, pemain yang berposisi sebagai stoper itu mengakui sebelumnya tak banyak tahu Arema FC.

Ia menyebut banyak mendapat masukan dari mantan pemain Arema FC, Marko Kabiay. Oleh karena itu, dia membulatkan tekad untuk bisa mendapat kontrak resmi di Arema FC.

“Dia (Marko Kabiay) banyak memberi saya saran. Dia bilang Arema FC tim yang bagus dan bisa membuat pemain berkembang,” tutupnya.

 

 

Penyesalan Conte Lepas John Terry Terkuak Penurunan Performa Chelsea

Club sebesar Chelsea harus menjalani laga kurang menyenangkan di kompetisi Liga Inggris musim ini. Mengapa hal ini terjadi? Pelatih Chelsea, Antonio Conte mulai mengungkapkan kondisi clubnya, sampai terkuak kata-kata penyesalan usai melepas kapten tim The Blues musim lalu, John Terry.

Menurut pelatih Chelsea, Antonio Conte, kehadiran dan profesionalisme John Terry punya dampak cukup besar saat The Blues meraih gelar Liga Inggris musim lalu.

Conte

Meskipun sebenarnya pemain asal Inggris hanya bermain di sembilan laga di Liga Inggris pada musim lalu.

Kini tanpa John Terry yang memutuskan pindah ke Aston Villa, Chelsea mengalami penurunan performa sehingga harus rela terdampar di peringkat kelima klasemen Liga Inggris.

“Musim lalu dia luar biasa, meski tidak banyak bermain tapi komitmennya luar biasa,” ujar Conte dilansir BolaSport  dari Express.

“Dia banyak membantu saya di ruang ganti dan menggunakan kata-kata yang tepat pada saat yang tepat. Yang pasti dengan Terry, kita berbicara tentang pemain dengan pengalaman hebat,” ucap Conte lagi.

Namun apa daya, Conte tak kuasa menahan kepergian Terry ke Aston Villa awal musim ini.

“Pasti bagi kami itu adalah kerugian besar. Saya mencoba mempertahankannya untuk musim ini tapi dia ingin bermain lebih banyak,” tutur dia.

Mantan pelatih Juventus ini juga siap menerima kembali John Terry jika pemain 37 tahun ini ingin kembali ke Chelsea.

“Saya pikir untuk John Terry, Chelsea adalah rumahnya dan dia bisa datang kapan pun dia mau,” ujar menambahkan.

“Pintu selalu terbuka baginya dan para pemain yang menulis sejarah klub ini. Selalu senang bertemu dengannya dan mengobrol. Baik juga bagi para pemain kami untuk melihat kapten lama mereka,” kata dia.

Bintang Muda PSV Mimpikan Bergabung dengan Real Madrid

Gelandang muda klub Belanda, PSV Eindhoven, Mauro Junior ternyata bermimpi untuk memperkuat Real Madrid. Pemain berusia 18 tahun ini pun bertekad untuk memenuhi impiannya tersebut.

“Saya bermimpi bermain bagi Barcelona, Real Madrid, Mancheser City, Manhester United. Saya tak punya prioritas, mereka semua klub besar. Saya akan bekerja keras demi mimpi saya,” ujar Mauro seperti dilansir Tribal Football.

Madrid

Mauro mulai mencuri perhatian setelah berhasil masuk ke tim utama PSV pada musim ini. Total, pemain asal Brasil ini telah mencatatkan 12 penampilan buat PSV. Madrid Sadar pemainnya punya prospek cerah, PSV pun telah mengganjar kontrak jangka panjang untuk Mauro. Menurut situs transfermarkt, PSV telah memperpanjang kontrak Junior hingga Juni 2022.

“PSV adalah klub besar. Namun saya ingin meningkat dan terus bermain seperti sekarang,” kata Junior. Madrid

Mauro Emanuel Icardi Rivero (lahir di Rosario, Argentina, 19 Februari 1993; umur 25 tahun) adalah seorang pemain sepak bola berkewarganegaraan Argentina yang bermain untuk klub Internazionale biasa bermain pada posisi penyerang .

Icardi memulai karier juniornya di klub Vecindario dan Barcelona kemudian memulai karier seniornya di klub Sampdoria.

Icardi lahir di Rosario, Argentina dan pada usia 6 tahun, pindah ke Pulau Canary, Spanyol. Ia memulai karier sepakbola Juniornya di Vecindario, di Gran Canaria, dan berhasil mencetak lebih dari 500 gol sepanjang karirnya.

Tahun 2007 dia mendapat tawaran bermain dari berbagai klub profesional di Spanyol, diantaranya FC. Barcelona, Real Madrid, Valencia, Sevilla, Espanyol, Deportivo La Coruna, dan klub dari inggris, Liverpool. Barcelona menjadi pilihannya dimana dia menandatangani kontrak hingga 2013.

Icardi bergabung dengan Tim U-17 Barcelona di musim 2008-09. Setahun berikutnya dia dipromosikan ke Tim U-19 sebelum akhirnya pindah ke Sampdoria musim 2011a dengan status pinjaman.

Ikuti Jejak Ronaldo

Mauro Junior mungkin saat ini belum bisa memenuhi impiannya bergabung dengan Real Madrid. Namun tampaknya, ia tak perlu berkecil hati.

Pasalnya, ada satu mantan pemain PSV yang juga berhasil berkostum Real Madrid. Ya, dia tak lain adalah Sang Fenomena, Ronaldo Luis Nazario de Lima. Ia membela Real Madrid dari musim 2002 hingga 2007.

Pemain Jalanan

Karier Mauro Junior tak melesat dalam semalam. Layaknya pemain Brasil lainnya, ia mengaku terbiasa bermain di jalanan saat belum menjadi pemain profesional.

“Saya selalu bermain di Jalanan. Saya pikir banyak pemain Brasil punya teknik bagus karena hal tersebut,” ujar Junior.

Kendati berasal dari jalanan, Junior memendam mimpi besar bersama timnas Brasil. “Saya ingin meningkat perlahan. Namun dalam waktu 10 tahun, saya ingin menjadi juara dunia dengan tim nasional Brasil,” kata Junior menegaskan.

Ternyata Neymar biang kerok meroketnya harga transfer

neymar

Perilaku sepanjang kepindahannya dari Barcelona ke PSG Paris dengan biaya transfer €220 juta merupakan musabab melambungnya harga transfer pemain sepak bola, kata wakil presiden Barcelona.

Jordi Mestre mengatakan pemain depan Brasil berusia 25 tahun itu bermain ‘kucing-kucingan’ dengan Barcelona sebelum dia keluar bulan Agustus lalu.

PSG membayar €220 juta (Rp3,6 triliun) untuk Neymar, yang membuat ujung tombak asal Brasil itu menjadi pemain termahal sepanjang sejarah.

Neymar

“Kami seharusnya bisa menghemat banyak uang dan kegaduhan media,” kata Mestre. “Yang paling menyakitkan adalah bagaimana semua itu terjadi.”

Neymar menandatangani kontrak baru untuk lima tahun di Barcelona pada Juli 2016, termasuk bonus pembaruan kontrak 8,5 juta euro (sekitar Rp150 miliar).

Mestre berkata: “Andai saja dia datang kepada kami dan berkata, ‘Saya ingin pergi’, akan dicapai suatu kesepakatan.”

Jika lebih jelas tentang niatnya, kata Mestre, harga transfer pemain bola tak akan melonjak gila-gilaan begitu.

“Kalau saja di memberi tahu kami ingin pindah, PSG akan bisa membelinya dengan harga lebih murah, dan kami juga akan bisa membeli pemain lain dengan harga lebih murah pula.”

Pada saat pindah, Neymar mengatakan bahwa dia “mengikuti hatinya”.

“Keputusan ini sangat sulit diambil,” katanya. “Saya bukan melakukannya demi uang. Saya melakukannya untuk motivasi dan tantangan baru.”

Sejak ditinggal Neymar, Barcelona menghabiskan £142 juta untuk mendatangkan Philippe Coutinho dari Liverpool, dan sebelumnya mendatangkan Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund dengan biaya awal transfer £97 juta, yang bisa naik menjadi £ 136 juta jika Dembele terlibat dalam berbagai sukses Barcelona meraih gelar.

Nadal Enggan Pikirkan Rekor Grand Slam Federer

Nadal Enggan Pikirkan Rekor Grand Slam Federer, Sukses Roger Federer menjuarai Australia Terbuka 2018 membuka jarak dengan Rafael Nadal. Namun, Nadal menolak membandingkan kariernya dengan sang maestro.

Federer mempertajam rekornya sebagai petenis putra dengan rekor Grand Slam terbanyak setelah meraih gelar ke-20 di Melbourne Park, beberapa pekan lalu. Sementara itu, Nadal hanya sampai perempatfinal usai mundur karena cedera saat bertanding melawan Marin Cilic.

Dengan demikian, pekerjaan Nadal semakin berat untuk bisa mengejar rekor Federer. Saat ini petenis kidal Spanyol itu mengoleksi 16 grand slam yang diperoleh di Prancis Terbuka (10), Australia Terbuka (1), Wimbledon (2), dan AS Terbuka (3).

Performa gemilang Federer dan kondisi fisik Nadal yang cukup rentan cedera membuat petenis 31 tahun itu bisa menyamai sang rival. Namun demikian, Nadal menegaskan bahwa mengejar Federer bukan fokusnya.

“Itu bukan sesuatu yang membuatku khawatir dan aku juga tidak memikirkannya. Aku maju terus tanpa melihat apa yang terjadi di sekitarku dan itu bukan sesuatu yang terus dibawa untuk tenis dan hidup,” ujar petenis nomor satu dunia ini kepada Ultima Hora. “Akan membuat frustrasi kalau terus membandingkan diri Anda (dengan orang lain).”

“Anda harus terus puas dengan apa yang sudah Anda lakukan dan aku puas dengan apa yang sudah kucapai, bersyukur atas apa yang kehidupan beri dan gembira untuk hal-hal baik yang terjadi pada orang lain,” sambung Nadal.

Cedera Nadal yang didapatnya di Australia tidak parah. Sang petenis akan melanjutkan musim ini dengan tampil di Meksiko Terbuka akhir bulan ini, yang turut diramaikan petenis-petenis top macam Cilic, Alex Zverev, Dominic Thiem, dan Juan Martin del Potro.

Detik-detik Kevin Sanjaya/Marcus Gideon Juara BWF Super Series Finals

Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, sukses menjuarai BWF World Superseries Finals 2017 di Dubai, Minggu (17/12/2017).

Marcus/Kevin mengalahkan juara dunia 2017 asal China, Liu/Zhang.

Pertandingan berakhir dengan skor 21-16, 21-15 dalam waktu 39 menit.

Ini merupakan gelar juara ketujuh buat The Minions di musim 2017.

Tonton detik-detik kemenangan The Minions dalam video di atas.


kejuaraan mengalahkan China

tepuk tangan untuk negara kita

Posted by Kumpulan Video News on Sunday, 17 December 2017

Yamaha Tech 3 Pasrah Kehilangan Johann Zarco

Yamaha Tech 3 Pasrah Kehilangan Johann Zarco, Bos Yamaha Tech 3, Herve Poncharal, mengaku sudah siap kehilangan Johann Zarco. Johann Zarco yang melakukan debut di kelas MotoGP pada tahun 2017, mampu tampil impresif sepanjang musim ini.

Dua kali juara dunia Moto2 itu berhasil tiga kali naik podium pada MotoGP 2017, yakni saat GP Prancis, Malaysia, dan Valencia.

Sehingga tidak mengherankan jika tim lain memiliki ketertarikan untuk mendatangkan Johann Zarco.

“Saya sudah siap untuk membiarkan dia pergi dan saya bangga bahwa dia telah membuat debut di kelas MotoGP bersama kami,” kata Herve Poncharal, Sabtu (16/12/2017).

Tim KTM menjadi salah satu tim pabrikan yang sangat berhasrat untuk mendatangkan Johann Zarco.

Selain itu, tim Yamaha Factory juga mempertimbangkan Johann Zarco untuk menggantikan Valentino Rossi.

“Sebagai tim satelit, pilihan gaji kami dan dukungan teknik yang kami berikan sangat terbatas. Beberapa tahun yang lalu saya memiliki kesempatan untuk menjaganya, lalu Yamaha dan Honda datang.”

“Tapi sekarang kami punya banyak pabrikan yang menawarkan alternatif pebalap yang lebih baik. Oleh karena itu, saya tidak percaya bahwa dia akan bersama kami di tahun 2019.”

Mayoritas pebalap MotoGP memiliki kontrak yang akan berakhir pada akhir tahun 2018.

Sehingga pada tahun 2019 diprediksi akan terjadi eksodus besar-besaran para pebalap MotoGP pada semua tim.

Uji Coba Cabang Olahraga Berkuda Digelar di Dua Tempat

Uji coba yang digelar sejak Jumat (13/10/2017) hingga Minggu (15/10/2017) ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan kedua venue dalam menggelar pertandingan Asian Games 2018.

Nantinya, Arthayasa Stables akan menjadi arena bagi lima cabang olahraga berbeda yakni anggar, renang, equestrian (show jumping), menembak, dan lari.

Sementara itu, JIEPP akan menjadi lokasi tiga nomor cabang olahraga equestrian yaitu dressage, eventing, dan jumping.

“Test event yang kian marak digelar menunjukkan kesiapan bidang pertandingan,” ujar Ketua INASGOC Erick Thohir, pada Jumat (13/10/2017).

Uji coba equestrian akan diadakan dalam tiga seri. Setelah seri pertama ini, seri kedua bakal diselenggarkan pada 3-4 November, dan seri ketiga 1-3 Desember.

“Ajang uji coba kali ini hanya diikuti peserta lokal dari berbagai klub berkuda di Indonesia. Tes ini belum melibatkan peserta dari luar negeri karena proses karantina kuda yang tidak memungkinkan dan anggaran tidak mencukupi,” kata Jupri Mardi selaku Manajer Kompetisi.

“Dalam equestrian sendiri, tidak hanya dipersiapkan atletnya, tetapi juga kuda. Jadi, semua faktor tersebut harus diperhatikan,” kata Jupri menambahkan.

Ada tiga nomor yang diuji coba dalam test event kali ini. Arthayasa Stables akan menggelar nomor dressage dan show jumping.

Adapun satu nomor sisanya yakni cross country akan dipertandingkan di JIEPP.

Kembali Ke Old Trafford Dengan Kostum Everton

Kembali Ke Old Trafford Dengan Kostum Everton, Pemimpin klasemen sementara Liga Inggris 2017-2018, Manchester United akan menerima lawatan Everton pada laga pekan kelima di Old Trafford, Minggu 17 September 2017 malam WIB. Semua mata tentu akan tertuju pada Wayne Rooney, eks bintang Setan Merah yang kini telah kembali berkostum Everton.

Ya, ini akan menjadi kali pertama Rooney comeback ke Old Trafford , setelah ia dilepas Man United ke Everton pada musim panas 2017. Namun, kali ini Rooney akan hadir sebagai lawan.

Eks pemain Man United yang juga mantan rekan setim Rooney, Phil Neville, pun meyakini kalau laga nanti akan menjadi semacam ajang pembuktian bagi penyerang berusia 31 tahun itu.

“Meski ia mencintai Man United, tak ada keraguan untuk itu, saya pribadi sangat yakin Wayne akan sangat ingin mencetak gol dan menunjukkan performa yang baik. Di awal musim ini, Anda sudah lihat dia di laga melawan Manchester City, dia ingin menunjukkan bahwa dia masih bisa bermain di panggung besar,” kata Neville mengutip dari Sportsmole.

“Saya pikir ini akan jadi semacam ajang pembuktian baginya. Namun, saya pikir ini juga akan sulit, karena mungkin dia tidak tahu bagaimana harus bersikap jika harus kembali ke klub lama. Saran saya, sebaiknya menikmati saja permainannya, dan menikmati pertandingan dengan sebaik mungkin,” tandasnya.

Indonesia Gagal ke Final Karena Takluk Adu Penalti

Indonesia Gagal ke Final Karena Takluk Adu Penalti Timnas Indonesia U-19 gagal melaju ke final Piala AFF U-18 di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, Jumat (15/9/2017). Drama adu penalti tidak berpihak pada pasukan Indra Sjafri kontra kesebelasan Thailand.

Tendangan Egy Maulana melesat ke sudut gawang, ia turun sebagai eksekutor pertama. Indonesia sebenarnya punya peluang, Kritsada gagal melesakkan bola.

Namun, Iqbal tidak dapat menambah keunggulan karena tendangannya berhasil ditebak kiper Kantaphat Manpati yang tampil apik. Giliran Aqil terkecoh, sepakan Nattawut tidak sangguh ditebak.

Dua tembakan Hidayat dan Rifad juga berhasil dijinakkan Kantaphat hingga skor berakhir 2-3 untuk Thailand. Indonesia akan memperebutkan juara ketiga antara Malaysia dan tuan rumah Myanmar yang tanding malam ini.

^