Makan Sayuran atau Buah Untuk Diet Mana Lebih Sehat

KONSUMSI buah atau sayuran terus dipromosikan untuk menurunkan berat badan. Tapi manakah yang lebih baik dan bermanfaat dari keduanya? Tak jarang orang putus asa jika ingin melangsingkan badan. Biasanya mereka melakukan diet ekstrem dengan cara gym dan melakukan latihan berat lainnya.

Padahal tak perlu terlalu serius melakukan latihan itu, Anda harus mengatur pola makan, terlebih harus konsumsi sayur dan buah-buahan dengan rutin. Sayur dan buah tergolong makanan rendah kalori dan bernutrisi baik.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran PLOS, melacak tren diet dengan menjaga pola makan diklaim berhasil menurunkan berat badan. Salah satu yang dianjurkan yakni makan sayuran atau buah.

Jika ingin tahu pasti mana yang lebih baik di antara keduanya, simak ulasannya berikut ini, dilansir Timesofindia, Selasa (3/7/2018).

1. Buah-buahan

Jika Anda sering konsumsi smoothies buah, dampaknya baik untuk sistem pencernaan. Kandungan serat dari buah-buahan itu umumnya konsisten dan mudah dicerna. Adapun buah yang disarankan untuk olahan smoothies ialah apel dan pir.

Sementara penelitian kedokteran PLOS adalah satu-satunya studi yang menilai bahwa buah-buahan lebih ampuh menurunkan berat badan dibandingkan sayuran.

Di antara penelitian lain, sebuah studi 2014 yang diterbitkan dalam Jurnal Epidemiologi tersebut juga telah membandingkan efek konsumsi buah-buahan dan sayuran. Buah juga lebih disukai seseorang dibandingkan sayuran yang rasanya cenderung lebih pahit karena identik dengan warna hijau tua.

Para peneliti juga mengklaim bahwa buah-buahan lebih ramah dikonsumsi daripada sayuran. Buah cenderung mengandung tinggi antioksidan dan kandungan kalori yang sehat. Jika Anda rutin mengonsumsinya, perut juga lebih mudah kenyang tahan lama dan menahan rasa ingin ngemil.

2. Sayuran

Jika bosan makan buah, Anda bisa menggantinya dengan konsumsi sayuran saat diet. Sayangnya, kandungan serat dalam sayuran lebih rendah, sehingga kurang fungsinya untuk menurunkan berat badan. Apalagi kalau Anda makan kembang kol dan bayam, sebagian besar kandungan seratnya lebih rendah daripada buah.

Tapi jika Anda ingin mendapatkan serat yang banyak, konsumsilah sayur dalam keadaan mentah. Studi dari Universitas College London menyebutkan, seseorang yang konsumsi sayuran mentah cenderung lebih sehat. Tubuhnya akan mampu menangkal radikal bebas yang mencegah kejadian buruk.

Ditambah lagi Anda harus konsumsi sayuran organik atau ditanam sendiri dengan cara hidroponik. Hindari konsumsi sayuran mentah dengan kandungan pestisida. Tentu dampaknya sangat buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Tapi kebanyakan Anda memilih makan sayuran dengan cara dimasak. Jika tidak ingin kehilangan banyak vitamin, paling tidak Anda mengolah sayuran dengan ditumis atau dikukus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

^