NASA Bingung Lubang Misterius Tampakkan Diri di Permukaan Mars

NASA Bingung Lubang Misterius Tampakkan Diri di Permukaan Mars

 

NASA Bingung Lubang Misterius Tampakkan Diri di Permukaan Mars.Setelah 24 tahun mempelajari Mars,Anda pasti mengira bahwa NASA telah mengetahui seluk beluk planet merah tersebut. Namun, salah satu foto terbaru yang dikirimkan oleh Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) membuat para peneliti di Wahana Antariksa Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat bingung.

Dalam foto yang diambil oleh kamera High Resolution Imaging Science Experiment (HiRISE) milik MRO tersebut, sebuah lubang yang dalam dan lebar baru saja menampakkan dirinya di antara lapisan karbon dioksida di kutub selatan Mars.

Kamera HiRISE mampu memotret obyek berukuran satu meter atau lebih dari jarak 200 hingga 400 kilometer. Oleh karena itu, lubang misterius itu jelas tidak bisa diremehkan. Bayangkan saja, jika satu piksel dari foto asli NASA mewakili 50 sentimeter, maka diameter lubang tersebut bisa mencapai ratusan meter.

Kini, para peneliti NASA mempertanyakan penyebab terjadinya lubang tersebut, walaupun mereka telah mengetahui beberapa hal yang dapat membuat lubang di permukaan planet Mars.


Ayo kunjungi Patner Kami di www.rajabakarat.com
Agen kasino yang menyediakan berbagai Permainan
Baccarat I Rouletter I Dragon Tiger I Sicbo I Online Slots
Di Tunggu Pendaftaran nya ya 🙂

silahkan add pin bbm kami : D8C88BC6
Terima Kasih


 

Serangan meteor, misalnya, telah meninggalkan kawah-kawah di wajah planet merah tersebut. Sementara itu, tabung lava yang roboh akan menciptakan lubang yang dalam, banjir pada masa lalu akan meninggalkan jurang, dan aktivitas volkanik yang melelehkan es akan menyisakan corong.

Jadi, pertanyaannya adalah apakah lubang tersebut disebabkan oleh serangan dari luar planet Mars atau kerobohan di dalamnya? Tanpa adanya informasi lebih lanjut, para peneliti NASA masih belum bisa memberikan jawaban.

Sebaliknya, yang sudah mereka lakukan adalah menamai lapisan karbon dioksida yang mengelilingi lubang tersebut. Disebut “medan keju Swiss”, area tersebut seharusnya berupa lapisan beku yang rata, tetapi musim panas di planet tersebut membuat es tersubliminasi dan meninggalkan tampilan menyerupai permukaan keju Swiss.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

^