Donasi Milliaran Untuk Kecerdasan Buatan Supaya Tidak Jahat

Kecerdasan Buatan

Rajapoker88 — Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) memang semakin gencar dikembangkan agar kian canggih dan memudahkan aktivitas manusia sehari-hari.

Dua orang ini rela menyumbang jutaan dolar agar AI berjalan dengan baik tanpa mengubahnya menjadi “jahat”.

Perkembangan AI pada dasarnya mendapat perhatian khusus dari astofisikawan kondang Stephen Hawking. Dia yang khawatir eksistensi AI bisa melampaui kemampuan manusia itu sendiri di masa depan.

Selain Hawking, miliuner Elon Musk yang mendirikan perusahaan antariksa SpaceX juga berpendapat sama.

Ia takut apabila mesin dan robot pintar berbasis AI bisa menggantikan peran manusia dan memusnahkan peradaban.

Ketakutan tersebut paling tidak sedang diupayakan oleh sejumlah pihak agar tidak sampai terjadi, tak terkecuali tokoh di industri teknologi itu sendiri.


Baca juga :   Pria Ini Layak Bertanggung Jawab Atas Kecerdasan Buatan Robot


 

Pendiri situs eBay Pierre Omidyar dan pendiri LinkedIn Reid Hoffman sepakat mendonasikan masing-masing US$10 juta atau setara Rp133 miliar. Donasi tersebut untuk Ethics and Governance of Artificial Intelligence Fund.

Institusi yang menjadi fondasinya adalah Media Lab dari MIT dan Berkman Klein Center for Internet and Society dari Harvard.

Inisiasi tersebut bertujuan untuk mendukung penelitian yang fokus pada tantangan etis yang berpotensi muncul dari kehadiran AI. Penelitiannya disebut-sebut akan menjadi jembatan antara hard dan soft science.

“Salah satu tantangan paling kritis adalah bagaimana kita memastikan mesin pintar yang kita latih tidak lantas memperkuat prasangka manusia yang bisa mengganggu masyarakat,” ucap direktur Media Lab MIT Joi Ito.

“bagaimana kita menginisiasi diskusi lebih dalam mengenai cara masyarakat turut mengevolusi teknologi ini. Dan menghubungkan ilmu komputer serta ilmu sosial demi mengembangkan mesin cerdas yang tak hanya ‘pintar’, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial.”

Dengan kata lain, penelitian yang disumbang langsung oleh dua pendiri perusahaan teknologi ini ingin mencegah AI agar tidak sampai berubah menjadi jahat.

Rencana inisiatif ini akan menggunakan jaringan interdisipliner untuk mengeskplorasi cara AI dimaksimalkan di berbagai bidang umum, dari buruh, edukasi, hingga kriminal dan transportasi.

 

post by : Rajapoker88news.com
agen poker online indonesia terpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

^