Sejarah nan Kelam Lomba 17-an

Rajapoker88 — Sejarah nan Kelam Lomba 17-an Di balik kemeriahan 17-an yang miris sekaligus tragis. Tidak semua perlombaan mempunyai sejarah. Hal ini dikarenakan beberapa perlombaan termasuk hasil kreasi anak bangsa.

Dari anak-anak hingga dewasa marak mengikuti lomba 17-an berupa permainan tradisional. Pernahkah tebersit dipikiranmu, siapa dan bagaimana perlombaan 17-an diciptakan?

Lomba Balap Karung

Screenshot_87

Kamu hanya memasukkan kedua kaki di dalam karung goni lalu beradu cepat dengan pemain lainnya. Lomba yang membutuhkan kecepatan dan keseimbangan memang paling populer. Buat kamu yang lahir di era 90-an pasti pernah mengikuti perlombaan ini.

Asal usul mengenai lomba balap karung ini tidak begitu banyak ditulis. Beberapa sumber menulis, lomba balap karung digelar sebagai peringatan atas Indonesia yang dijajah Jepang. Ketika penjajahan Jepang masyarakat Indonesia mengenakan pakaian dari karung goni.

Lomba Tarik Tambang

Screenshot_88

Perlombaan ini diikuti orang-orang dewasa. Dalam permainan tarik tambang antar-lawan biasanya sama jenis kelamin. Ketika para pemainnya perempuan, maka lawannya juga perempuan. Untuk memeroleh kemenangan,kamu harus menahan dan menarik tali.

Bila tali tersebut tertarik dan kelompok lawan melewati batas tali, maka kelompok kamu dinyatakan menang. Asal mula lomba tarik tambang sejak zaman penjajahan Belanda. Para pribumi dipaksa kerja paksa.

Mereka menggunakan tali tambang untuk menarik suatu benda, seperti batu, pasir atau benda-benda berat lainnya. Saking kurangnya hiburan pada waktu itu, para pekerja yang tengah menarik tali tambang dijadikan guyonan. Pasca merdeka, tarik tambang justru dijadikan salah satu perlombaan.

Panjat pinang

People attempt to climb a greased and slippery pole, to which is attached a prize, to celebrate the Indonesian Independence Day in Jakarta, 17 August 2011. Indonesia marked the 66th anniversary of its freedom from Dutch rule. AFP PHOTO/Bay ISMOYO (Photo credit should read BAY ISMOYO/AFP/Getty Images)

Perlombaan panjat pinang sudah menjadi icon utama dalam menghiasi kemeriahan. Dengan aturan yang hampir sama yaitu memanjat bambu. Walau cuman memanjat, tidak semua orang bisa lho.

Jika kamu mencapai puncak, kamu bisa tarik semua hadiah secepat yang kamu bisa.

Permainan ini berasal dari Belanda, dan dibawa ke tanah air, namun tidak ada satupun orang Belanda yang ingin mengikuti perlombaan ini.

Menurut Belanda hal ini menjijikan, dari orang yang menopang dibawah harus rela diinjak-injak hingga sampai keatas. Kata ‘diinjak’ inilah yang membuat Belanda berinisiatif mengadakan perlombaan ini untuk menertawakan bangsa Indonesia.

Karena dulu bangsa kita susah mendapatkan makanan, bangsa kita pun rela bahkan dengan senangnya mendaftarkan diri dalam perlombaan tersebut hanya untuk mendapatkan sedikit beras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

^